Sharing Vision

Liputan SV: Tidak Ada IT Risk Management yang Sempurna

Posted on November 19th, 2007 November 19th, 2007 in Liputan, Liputan SV

Pak Budi, apakah solusi-solusi tadi dijamin dapat menghilangkan semua resiko IT yang ada ?, tanya salah satu peserta Sharing Vision. Pertanyaan seperti ini banyak muncul pada salah satu sesi Sharing Vision Enterprise Risk Management & Information Technology yang diadakan di Hotel Grand Preanger Bandung beberapa waktu lalu.

sv-erm.jpgBudi Rahardjo mengatakan bahwa tidak mungkin menghapus atau menghilangkan semua resiko yang ada. Yang dapat dilakukan adalah meminimalisasi segala kemungkinan terjadinya resiko-resiko tersebut. Menurut Budi, proses finansial dan administrasi-lah yang memiliki resiko IT paling tinggi. Lalu data-data penting juga merupakan hal yang rawan akan gangguan.

Mengenai data-data penting ini, Budi mencontohkan bahwa pada umumnya seseorang gemar menimbun data seperti email namun tidak dipergunakan, sehingga menumpuk. Data yang menumpuk ini biasanya juga rawan akan gangguan. Budi juga mengingatkan ada beberapa hal penting dalam mempersiapkan atau membangun IT Risk Management yang baik, yaitu cari kelemahan-kelemahan yang ada, lalu kemungkinan-kemungkinan yang terjadi dan kira-kira darimana datangnya resiko tersebut.

Pembicara Sharing Vision lainnya Arry Akhmad Arman mengatakan saat membangun IT Risk Management, perusahaan dapat mengadopsi beberapa standar yang ada seperti COBIT dan ISO. “Diambil yang positif-positif saja atau yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, sehingga tercipta standar sendiri“, tambah Arry. (Sharing Vision)

Sharing Vision mengucapkan terimakasih kepada para peserta dari Bank Indonesia, Bank BTN, Bank Bumiputera, Bank DBS Indonesia, Bank Mandiri, Antam, PLN, Semen Gresik, Indofood Sukses Makmur dan Rekayasa Industri.

Leave a Reply