Enterprise Telecommunication Market and State of IT Services Industry in Indonesia
January 7th, 2008 in Sharing Vision, Agenda (detail)
31 Januari - 1 Februari 2008 , Grand Preanger Bandung
Bagaimana tren bisnis telekomunikasi untuk pasar enterprise di tahun 2008? Bagaimana kinerja layanan enterprise telecommunication yang saat ini sudah ada? Apa saja yang perlu diperbaiki? Apa pendapat dan ekspektasi customer? Apa saja peluang dan layanan-layanan baru yang harus dieksplorasi? Pertanyaan-pertanyaan tersebut tampaknya akan lebih mudah dijawab apabila pelaku-pelaku di bisnis ini dapat duduk bersama, berdiskusi dan bertukar pengalaman. Untuk itu, tim kami akan menyelenggarakan event Sharing Vision dengan tema: Enterprise Telecommunication Market and State of IT Services Industry in Indonesia.
Melalui event tersebut, nara sumber kami dan hadirin akan mendiskusikan sebuah kerangka (framework) untuk membedah dan mengembangkan bisnis enterprise telecommunication. Apa isi framework itu? Di dalamnya kami mengusulkan empat hal yang harus dipertimbangkan sebelum menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas:
- Tren global enterprise 2008. Di sini kita akan membedah tren belanja IT dan bidang-bidang yang di-outsource-kan oleh perusahaan. Kita juga akan mencermati tren penggunaan teknologi-teknologi telekomunikasi tertentu (mobile email,IP Telephony, unified communicatio ) dan membahas tren telecommuting serta enterprise architecture yang semakin menuju ke extended enterprise (outsourcing, collaboration) .
- Tren layanan. Penyedia layanan harus mengidentifikasi seluruh layanan yang sudah established dan juga yang sedang tumbuh (data center, mobile enterprise, M2M dll). Berikutnya adalah memetakan layanannya sendiri dan juga membangun arsitektur layanan yang lebih lebih efisien (sederhana , terintegrasi dan mudah mengadopsi layanan-layanan baru yang akan diluncurkan).
- Tren teknologi. Tren konvergensi (menuju ke unified communication) yang berlanjut harus tetap dicermati oleh penyedia layanan dan juga penggunanya. Di masa datang, fasilitas atau layanan IT menjadi tidak terbedakan lagi dengan dengan fasilitas atau layanan telekomunikasi.
- Model bisnis. Hal inilah yang seringkali menjadi faktor utama dalam munculnya bisnis-bisnis baru yang tidak terbayang sebelumnya. Yang pertama harus diperhatikan adalah value chain dari sebuah layanan lengkap (end to end). Selanjutnya adalah menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk menjalankan sebuah ide layanan bersama-sama. Apa yang menentukan keberhasilan kerjasama ini? Salah satu kuncinya adalah perjanjian kerjasama dan SLA (service level agreement) yang saling menguntungkan (win-win).
Dalam event ini, framework tersebut akan dibahas bersama dengan narasumber Sharing Vision yang telah berpengalaman mendampingi beberapa perusahaan dalam mengembangkan layanan telekomunikasi dan IT. Metode kami adalah diskusi intensif dan membangun kokreasi dari seluruh hadirin. Kami juga telah melakukan survey pasar enterprise telecommunication yang hasilnya juga akan kami sajikan dalam event ini.
Kami tunggu kehadirannya di event kami. Salam Sharing Vision!
| Kamis, 31 Januari 2008 | |
| 11.45-12.00 | Registration |
| 12.00-13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00-14.30 | Global Trend of Enterprise Telecommunication 2008 |
| 14.30-15.00 | Afternoon Coffe Break |
| 15.00-16.30 | Enterprise Telecommunication Market Survey |
| Jumat, 1 Februari 2008 | |
| 08.00-09.30 | How to Win Enterprise Telecommunication Market in Indonesia |
| 09.30-10.00 | Morning Coffe Break |
| 10.00-11.30 | Legal Aspect : Service Level Agreement and Contract |
| 11.30-13.30 | Prayer and Luncheon |
| 13.30-15.00 | Workgroup Discussion |
| 15.00-15.15 | Penutup |
[…] SBSA : IT Project ManagementKeluhan Pelanggan Operator Seluler NaikEnterprise Telecommunication Market and State of IT Services Industry in IndonesiaBuilding Disaster Recovery Strategy and Procedure : A Step by Step ApproachSharing Vision: […]
Sharing Vision » Blog Archive » Wikinomics & Crowdsourcing ! on 01.23.08