Archive for February, 2008
Biarkan Komunitas Membantu Perusahaan Anda
Thursday, February 21st, 2008Sebuah perusahaan emas yang hampir bangkrut, memutuskan untuk membuka database informasi mengenai 55 hektar lahan sebagai bahan kontes untuk menemukan titik penambangan. Dengan dibukanya database ini, masyarakat dapat ikut mengakses dan memberikan analisa-analisa, hasilnya perusahaan emas itu mendapat masukan dari masyarakat berupa tempat penambangan yang baru dan valid sebanyak 110 titik penambangan dimana 55 adalah lokasi titik penambangan baru. Perusahaan itu akhirnya tidak jadi bangkrut dan mampu bangkit serta memperoleh pemasukan yang sangat besar, perusahaan emas ini bernama Goldcorp.
Kisah sukses diatas adalah salah satu konsep dari Wikinomics dan Crowdsourcing yang disampaikan oleh Khairul Ummah dan Budi Rahardjo saat sesi 1 Sharing Vision Wikinomics dan Crowdsourcing yang dilaksanakan pada hari ini. Perusahaan kelas dunia yang juga sudah memulai menggunakan konsep Wikinomics dan Crowdsourcing sejak lama dan sukses ialah Boeing 787, Amazon, Google, P&G, Vodafone dan lain-lain. Konsep Wikinomics dan Crowdsourcing sendiri adalah :

Jika melihat kisah sukses Goldcorp, dapat diketahui bahwa perusahaan tersebut sukses karena berani membeberkan database mereka yang sangat vital kepada masyarakat. Pertanyaannya apakah konsep ini dapat digunakan di Indonesia ? Apakah perusahaan-perusahaan di Indonesia cukup berani memulai menggunakan konsep ini ?
Pasti bisa dan harus segera dilakukan, jawab Budi Rahardjo dengan penuh semangat. Menurut Budi Rahardjo, kunci sukses penggunaan konsep Wikinomics dan Crowdsourcing ini adalah adanya komunitas yang mau mensupport melalui ide, masukan, saran maupun kritikan terhadap suatu produk maupun jasa. Dengan adanya komunitas ini tentu perusahaan akan terbantu dan mengurangi effort untuk mengetahui seberapa baik kualitas produk atau jasa yang sedang diluncurkan atau akan diluncurkan.
Salah satu penggerak Wikinomics dan Crowdsourcing adalah Web 2.0 yang di Indonesia juga sedang booming, misalnya blog. Mengenai blog, Budi Rahardjo memberikan beberapa tips kongrit yang dapat digunakan untuk perusahaan yang ingin bermarketing lewat blog. Pertama, kalau bisa jangan di website resmi melainkan di web informal yang lain. Kedua jaring pengunjung dan ciptakan komunitas di blog tersebut. Ketiga, biarkan komunitas tersebut memberikan komentar tentang perusahaan, produk, image perusahaan dan lain-lain. (Sharing Vision)
Artikel terkait : Style Menulis Blog oleh Budi Raharjo
Posted in Liputan, Liputan SV | 2 Comments »
Agenda Bulan Maret 2008
Monday, February 11th, 2008- State of The Art Micropayment 2008: Benchmarking and Business Model (Click here for detail)
10 - 11 Maret 2008, Royal Plaza on Scott Hotel, Singapore, 10-11 Maret 2008 - Wholesale Telecommunication Business: Global Trend, Indonesia Market, Business Model & Regulation (Click here for detail)
13 - 14 Maret 2008, Grand Preanger Bandung - Business Continuity and Disaster Recovery Trend and Issue in Indonesia 2008 (Click here for detail)
13 - 14 Maret 2008, Grand Preanger Bandung - Data Center Management (Click here for detail)
18 - 19 Maret 2008, Grand Preanger Bandung - 3P, The Ultimate IT Key Success Strategy in Indonesia 2008: IT Planning, IT Portfolio & IT Performance (Click here for detail)
27 - 28 Maret 2008, Savoy Homann Bandung - Customer Relationship Management Trend in Indonesia Telecommunication Industry 2008 (Click here for detail)
27 - 28 Maret 2008, Savoy Homann Bandung
Posted in Agenda (detail) | No Comments »
Wholesale Telecommunication Business : Global Trend, Indonesia Market, Business Model & Regulation
Monday, February 11th, 2008Pelaksanaan tanggal 13 Maret - 14 Maret 2008 , di Grand Preanger Bandung
Semakin bertambahnya permintaan untuk wholesale digerakkan oleh trafik internet dan layanan telekomunikasi mobile. Pemahaman terhadap internet berbasis media dan hiburan meningkatkan permintaan terhadap aplikasi dan content wholesale.
Revenue layanan wholesale diperkirakan akan terus tumbuh rata-rata sebesar 4% per tahun. (Source: Trends in Telecom Wholesale, 2007). Layanan-layanan tradisional yang ditawarkan provider wholesahle akan menghasilkan revenue yang flat, sedangkan layanan-layanan baru akan menghasilkan revenue yang terus meningkat (Source: Analysist Research, 2007)
Tiga tantangan utama untuk pasar wholesale: Cost reduction, Speed to market, Customer experience.
- Bagaimana tren global bisnis wholesale saat ini ?
- Bagaimana peluang pasar terhadap bisnis wholesale di dunia ?
- Bagaimana strategi bisnis wholesale di Indonesia
- Bagaimana model bisnis yang dapat diterapkan ?
- Bagaimana regulasi mengatur masalah ini ? Seberapa jauh bisnis wholesale dapat melangkah ? Dan seberapa jauh bisnis VNO dan MVNO dapat melangkah ?
| Kamis, 13 Maret 2008 | |
| 09.15-09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30-11.30 | Global Trend Telecommunication Wholesale Business 2008 |
| 11.30-13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00-14.30 | State of the Art Telecommunication Wholesale Market in Indonesia 2008 |
| 14.30-15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00-16.30 | Developing Business Model for Telecommunication Wholesale Business in Indonesia |
| Jumat, 14 Maret 2008 | |
| 08.00-09.30 | Virtual Network Operator |
| 09.30-10.00 | Morning coffee Tea |
| 10.00-11.30 | Regulation Aspect of Telecommunication Wholesale Business in Indonesia |
| 11.30.11.50 | Penutup |
| 11.50-14.00 | Prayer and Luncheon |
Posted in Sharing Vision, Agenda (detail) | 1 Comment »
Customer Relationship Management Trend
in Indonesia Telecommunication Industry 2008
Monday, February 11th, 2008
Pelaksanaan tanggal 27 Maret - 28 Maret 2008 , di Savoy Homann Bandung
51% responden berpendapat kurangnnya pengetahuan pelanggan dapat mengganggu performansi perusahaan. 44% responden menyadari bahwa loyalitas pelanggan sangat penting, tetapi mereka tidak mengetahui bagaimana cara meningkatkannya (Source: Management Tools and Trends 2007).
Dalam rentang waktu 6 bulan, tingkat kepuasan pelanggan terhadap Customer Services layanan High Speed Internet meningkat sebanyak 36%. Hanya 1% pelanggan 3G yang bertanya langsung kepada Customer Sevices operatornya untuk mengetahui informasi terbaru mengenai layanan 3G (11%).
Pelanggan PSTN mengharapkan pelayanan yang lebih profesional dan memuaskan (23%) serta customer services lebih tanggap (10%). (Source: Sharing Vision, Telecommunication Market Survey, 2007)
- Bagaimana global tren Telco CRM saat ini ?
- Apa saja paradigma baru dalam membangun CRM saat ini ?
- Bagaimana suara pasar tentang Telco CRM di Indonesia ?
- Apa pendapat mereka dan keluhan-keluhan tentang Telco CRM di Indonesia ?
- Bagaimana meng-assess Telco CRM di Indonesia saat ini ?
- Bagaimana kualitasnya ?
| Kamis, 27 Maret 2008 | |
| 09.15-09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30-11.30 | Global Trend and Paradigm Shift in Telecommunication Customer Relationship Management 2008 |
| 11.30-13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00-14.30 | Voice of Market in Indonesia Telecommunication Customer Relationship Management 2007 and How to Identify Customer Requirement |
| 14.30-15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00-16.30 | Building Telecommunication Customer Relationship Management Portfolio: CRM as Support Tools for Sales, Customer Relations, Contact Center, and Community Center. |
| Jumat, 28 Maret 2008 | |
| 08.00-09.30 | Telecommunication Customer Relationship Management Assessment and Quality |
| 09.30-10.00 | Morning coffee Tea |
| 10.00-11.30 | Workgroup and Discussion |
| 11.30.11.50 | Penutup |
| 11.50-14.00 | Prayer and Luncheon |
Posted in Sharing Vision, Agenda (detail) | 1 Comment »
Business Continuity and Disaster Recovery Trend and Issue in Indonesia 2008
Monday, February 11th, 2008Pelaksanaan tanggal 13 Maret - 14 Maret 2008 , di Grand Preanger Bandung
Banyak perusahaan sudah memiliki DRP, tetapi DRP tidak berjalan ketika terjadi bencana. Padahal, sejak 26 Desember, setidaknya Bangsa Indonesia telah menghadapi sekitar 399 bencana dengan korban lebih dari 182 ribu jiwa. Sudah 63% perusahaan di Indonesia mempunyai DRP namun hanya 56% DRP yang telah diuji.
Permasalahan utama dalam BCP dan DRP :
- Ada yang mengidentikkan DRP hanya sebagai pelaksanaan backup.
- Pemilihan lokasi DRC yang kurang memenuhi syarat.
- Strategi penyediaan DRC kurang matang.
- Prosedur-prosedur kurang lengkap.
- Ujicoba berkala terhadap BCP/DRP belum dilakukan.
- Awareness seluruh karyawan terhadap BCP/DRP masih kurang.
Sharing Vision ini membahas aspek-aspek penting seperti :
- Apa saja potensi bencana di Indonesia khususnya kondisi tahun 2008 ?
- Bagaimana mitigasi dari potensi bencana tersebut ?
- Bagaimana memahami risiko bencana ini bagi keberlangsungan perusahaan ?
- Bagaimana cara menguji, meng-audit, melatih, dan me-maintain agar pembangunan Business Continuity dan Disaster Recovery Plan betul-betul akan dapat me-recover perusahaan ketika terjadi bencana ?
- Dan lain-lain
| Kamis, 13 Maret 2008 | |
| 09.15-09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30-11.30 | Keynote Speech : Memahami Potensi Bencana Indonesia di Tahun 2008 |
| 11.30-13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00-14.30 | State of the Art Business Continuity and Disaster Recovery Planning in Indonesia 2008 |
| 14.30-15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00-16.30 | Business Continuity and Disaster Recovery Framework |
| Jumat, 14 Maret 2008 | |
| 08.00-09.30 | Testing, Auditing, Training, and Maintaining Your Business Continuity and Disaster Recovery Planning |
| 09.30-10.00 | Morning coffee Tea |
| 10.00-11.30 | Workgroup and Discussion |
| 11.30.11.50 | Penutup |
| 11.50-14.00 | Prayer and Luncheon |
Posted in Sharing Vision, Agenda (detail) | 1 Comment »