Archive for May, 2008

Business Continuity Management Based on BS 25999

Posted 15 May 2008 — by admin
Category Sharing Vision

Pelaksanaan tanggal 5 – 6 Juni 2008 di Grand Preanger Bandung

Masalah pengadaan BCM menjadi masalah penting yang menjadi concern penting di Inggris karena:
77% dari para manajer perusahaan setuju bahwa BCM sangat penting bagi perusahaan

Namun hanya 49% perusahaan yang telah memiliki Business Continuity Plan di perusahaannya. Dan dari perusahaan yang telah memiliki BCP, 94%-nya menyetujui bahwa BCP dapat mereduksi risiko.

Namun begitu hanya 37% dari perusahaan-perusahaan tersebut yang mempunyai rencana untuk terus memelihara dan melatih tim-nya.

Sebagian besar perusahaan lebih dari 58%, masih sangat mengharapkan adanya guideline bagaimana membuat dan membangun Business Continuity Plan, sedangkan 42% menginginkan adanya contoh case study untuk memperjelas. (Chartered Management Institute, supported by Cabinet Office, 1150 respondents across all sectors from all sizes of organisation and from all areas of the UK, April 2007)

Bagaimana dengan di Indonesia?
90% dari para manajer perusahaan setuju bahwa BCM sangat penting bagi perusahaan

Sudah 66% perusahaan yang telah memiliki Business Continuity Plan di perusahaannya. Namun demikian, dari perusahaan yang telah memiliki BCP, 78%-nya merasa BCP-nya belum lengkap, dan 53% belum melakukan pengujian.

Namun begitu hanya 41% dari perusahaan-perusahaan tersebut yang mempunyai rencana untuk terus memelihara dan melatih tim-nya. (Sharing Vision Survey, Februari 2008)

sbsa.jpg

Thursday, June 05, 2008
09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration
09.30 – 11.30 Business Continuity Management (BCM) Framework and Its Global State of the Art
11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 14.30 Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 1: Code of Practice Establishing, Implementing, Operating, Monitoring Your Business Continuity Management System (BCMS))
14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break
15.00 – 16.30 Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 1: Code of Practice (Continue: Reviewing, Exercising, Maintaining and Improving Your Business Continuity Management System (BCMS))
Friday, June 06, 2008
08.00 – 09.30 Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 2: The Specification
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 Workgroup & Discussion: Workgroup & Discussion with Invited Speaker
11.30 – 11.50 Penutup
11.50 – 14.00 Prayer & Luncheon

Download Brosur untuk informasi lebih lengkap

Build the Best Data Center Facility for Enterprise

Posted 15 May 2008 — by admin
Category Sharing Vision

Pelaksanaan tanggal 19 – 20 Juni 2008 di Grand Preanger Bandung

Beberapa Permasalahan tentang Design Infrastruktur Data Center:

30%-60% tagihan biaya data center berasal dari sistem pendingin. Oleh karenanya sangat dibutuhkan manajemen cooling yang baik untuk meningkatkan cooling capabilities dan mereduksi biaya yang dikeluarkan.

Dari perhitungan statistik yang dilakukan oleh kelompok riset Tier1, kebutuhan data center mengalami kenaikan hingga 13%-14% setiap tahunnya sedangkan fasilitas yang tersedia hanya mengalami kenaikan sebesar 4% setiap tahunnya.
43% Data Center kehabisan tenaga listrik di setiap kondisi puncak (peak load), 90% responden mengatakan bahwa lebih dari ¾ ruangan Data Center sudah teralokasikan untuk peralatan IT, dan 43% responden menyatakan bahwa Data Center mereka sudah terpakai sebesar 90%.
Sumber
: Aparture Research Institute, Responden: 100 Manajer Data Center dalam industri perbankan, asuransi, kesehatan, layanan data, retail, dan telekomunikasi , 2007

sbsa.jpg

Thursday, June 19, 2008
09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration
09.30 – 11.30 Approaching the Data Center Project and Choosing an Optimal Site
11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 14.30 Quantifying Data Center Space and Laying Out the Data Center
14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break
15.00 – 16.30 Creating a Robust Electrical System and Cooling System

Friday, June 20, 2008
08.00 – 09.30 Designing a Scalable Network Infrastructure
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 Upgrading Your Data Center
11.30 – 11.50 Penutup
11.50 – 14.00 Prayer & Luncheon

Download Brosur untuk informasi lebih lengkap

Knowledge Management Booming 2008: Toward KMS 2.0

Posted 15 May 2008 — by admin
Category Sharing Vision

Pelaksanaan tanggal 26 – 27 Juni 2008 di Hotel Savoy Homann, Bandung

The New Age of (Google, Wikipedia, Youtube, Innocentive)- like Business and Its Impact on Information Technology and Knowledge Management for Enterprise

Diperkirakan pada tahun 2010, lebih dari 60% perusahaan yang terdaftar dalam “Fortune 1000 companies” akan memiliki komunitas online sebagai bentuk pemasaran. (Gartner Report)

2 juta artikel, 5 juta pelanggan per bulan, pengunjung bebas mengedit halaman wiki, kecuali pada halaman yang terkait dengan pemimpin negara (dikunci oleh administrator) (Wikinomics, Don Tapscott)

Dalam memproduksi kapal terbang andalannya 787 Dreamliner, Boeing hanya mengkontribusikan diri sebesar 35%, sedangkan selebihnya dikerjakan oleh partner crowdsourcing yang tersebar di seluruh dunia. 787 Dreamliner sudah dipesan sebanyak 354 pesanan bernilai lebih dari $46 milyar (Wikinomics, Don Tapscott)

35% dari total inovasi produk P&G berasal dari 1,5 juta peneliti eksternal yang tersebar di seluruh dunia (di luar 7500 staf R&D internal), yang terkolaborasi melalui media Connect and Develop. (Sharing VisionTM Research Report)

Schedule

Thursday, June 26, 2008
09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration
09.30 – 11.30 Understanding Web 2.0, Wikinomics & Crowdsourcing Revolution
11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 14.30 The New Information & Knowledge Sharing Culture, The Technology and Its Impact on Knowledge Management Booming in Enterprise 2008
14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break
15.00 – 16.30 The Adoption of Web 2.0 and Crowdsourcing in The New Knowledge Management System (Global and Indonesia Survey Report 2008)
 
Friday, June 27, 2008
08.00 – 09.30 Building Successful Web 2.0 Knowledge Management System 2008
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 Workgroup & Discussion: KMS dan Roadmap menuju KMS 2.0
11.30 – 11.50 Penutup
11.50 – 14.00 Prayer & Luncheon

Download Brosur untuk informasi lebih lengkap

Mobile & Electronic Micropayment Trend in Indonesia 2008

Posted 15 May 2008 — by admin
Category Sharing Vision

Pelaksanaan tanggal 12 – 13 Juni 2008 di Hotel Savoy Homann, Bandung

Menurut estimasi beberapa analyst (Global Insight, BEA, Nilson, IDC, APTA, Visa Business & Economic Analysis) potensi micropayment akan mencapai US$200 Milyar pada tahun 2010 nanti.

Warga Singapura juga bisa memanfaatkan layanan Mobile NFC yang diberikan operator telekomunikasi StarHub. Prinsip kerjanya sama dengan EZ Link namun medium yang digunakan ponsel.

Operator seluler Filipina, Globe, sejak Oktober 2004 lalu meluncurkan Gcash yang memungkinkan transfer uang, pembayaran tagihan, hingga micropayment cukup dengan biaya minimal 1 peso per transaksi.

Dengan merchant mencapai 3500 buah yang tersebar di 15 negara, layanan berbasis fitur SMS ini sekarang diprediksi memiliki nilai transaksi harian hingga US$100 juta! Ponsel bukan sebatas alat komunikasi, tapi sudah jadi dompet virtual.

Di Afrika Selatan, asuransi perjalanan cukup diakses via ponsel ketika perjalanan tengah berlangsung.

Pembayaran listrik via SMS di India otomatis memperoleh diskon 0,5% sementara batas transfer uang antar ponsel di Kenya saat ini sudah mencapai US$1 juta.

Bagaimana dengan di Indonesia?

Jika survei yang kami lakukan pada 2006 menunjukkan masyarakat yang bersedia dikutip biaya setiap melakukan micropayment hanya mencapai 6%, maka hasil survei tahun berikutnya melonjak di angka 51%.

Demikian pula dengan kesediaan membayar (willingness to pay). Jika sebelumnya mayoritas pengguna hanya bersedia dikutip Rp8.000-Rp12.000 per bulan, maka survei selanjutnya naik jadi Rp5.000-Rp20.000 per bulan.

Schedule

Thursday, June 12, 2008
09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration
09.30 – 11.30 Regulation Review: Between UU ITE and PBI APMK, and Its Impact for Micropayment in Indonesia
11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 14.30 Global Trend and Indonesia Micropayment Demand 2008 (Plus Market Survey)
14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break
15.00 – 16.30 Technology Assessment, Risk Assessment and Security Issue

Friday, June 13, 2008
08.00 – 09.30 Benchmarking Report on Top Ten Micropayment System in Asia and Global
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 Workgroup Discussion: Developing Micropayment Business Model in Indonesia
11.30 – 11.50 Penutup
11.50 – 14.00 Prayer & Luncheon

Download Brosur untuk informasi lebih lengkap

PRICE WAR in Indonesia Telecommunication Market 2008: How Low Can You Go?

Posted 15 May 2008 — by admin
Category Sharing Vision

Pelaksanaan tanggal 19 – 20 Juni 2008 di Hotel Grand Preanger, Bandung

The fact is that you may have a great product, but if competitors set ridiculously low prices, customers are going to value your product less.
(Rafi Mohammed, The Art of Pricing, 2006)

43% churn pelanggan seluler disebabkan harga layanan.
(Sharing Vision Survey, Agustus 2006)

Untuk memenangkan kompetisi, operator berusaha menurunkan harga, sehingga memicu operator lain untuk ikut menurunkan harganya. Hal ini membuat harga terus menurun secara kontinu. Tren seperti ini menyebabkan pendapatan operator semakin berkurang, bahkan merugi. (Rob Mattison, The Telco Churn Management Handbook)

Contoh kreatif pricing by value: NTT Docomo menentukan harga layanan i-mode dengan mengamati pola belanja anggaran masyarakat untuk konsumsi majalah:
Flat Rate Monthly Charge: ¥3,900 (¥4,095 incl. tax)/month.

Charges for packet communications other than i-mode ¥0.02 (¥0.21 incl. tax)/month).

Schedule

Thursday, June 19, 2008
11.45 – 12.00 Registration
12.00 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 15.00 Keynote Speech: PRICE WAR in Global and Indonesia Telecommunication Market 2008 : How Low Can You Go?
15.00 – 15.15 Afternoon Coffee Break
15.15 – 16.45 Voice of Indonesia Market: Telecommunication Services Cost & Price (Based on SHARING VISION Market Survey 2006-2008)

Friday, June 20, 2008
08.00 – 09.30 The New Paradigm of Pricing in The Age of PRICE WAR: Pricing for Value
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 The New Methodology and Tool for Pricing: Pricing for Value
11.30 – 13.30 Prayer & Luncheon
13.30 – 15.00 Workgroup & Discussion: Isu Regulasi Terkait dengan PRICE WAR
15.00 – 15.15 Penutup

Download Brosur untuk info lebih lengkap