Mengacu pada:Keppres Nomor 80 Tahun 2003 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah yang telah diubah keenam kali, dan terakhir yang bisa kita temui adalah dengan Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2006
Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
Maka Pemerintah Pusat terus memacu agar departemen-departemen dan pemerintah daerah terus berupaya untuk meningkatkan good gorvernance-nya melalui implementasi
e-procurement.
Melalui e-procurement ini diharapkan akan mampu: Memudahkan sourching, proses pengadaan, dan pembayaran. Komunikasi online antara buyers dengan vendors. Mengurangi biaya proses dan administrasi pengadaan. Menghemat biaya dan mempercepat proses. Meningkatkan akuntabilitas, dan transparansi. Menurunkan angka KKN;
Walaupun program e-procurement terus dikumandangkan namun kenyataannya baru 24 e-procurement yang telah diimplementasikan di lingkungan pemerintahan. Padahal upaya pemerintah melalui Depkominfo telah menyediakan panduan instalasi dan panduan penyediaan e-procurement ini melalui website http://www.sepp.depkominfo.go.id/, namun rupanya baru sedikit yang memanfaatkan.
Apa sebenarnya yang menjadi kendala dalam pengembangan e-procurement? Bagaimana menjaga agar e-procurement yang dibangun akan aman, handal, dan terpercaya? Bagaimana membangun e-procurement yang ideal?
Bagaimana langkah-langkahnya? Bagaimana studi kasus implementasi e-procurement yang telah dilakukan? Bagaimana pengalaman-pengalaman mereka (best practice) di Luar dan Dalam Negeri? Bagaimana melakukan audit terhadap e-procurement yang telah kita kembangkan?
Melalui event ini, Sharing Vision ingin berbagi pengalaman dalam implementasi e-procurement dan tantangan-tantangannya, dengan harapan agar para peserta mempunyai terobosan untuk segera merealisasikan e-procurement yang keamanan, kehandalan, dan keakuratan. Bagi peserta yang instansinya telah mempunyai e-procurement, melalui even ini diharapkan akan mampu mengaudit sistem e-procurement yang telah dimiliki.
Pelaksanaan
Kamis – Jumat, 28 – 29 Mei 2009
Grand Serela Boutique Hotel
Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung
Schedule
| Kamis, 28 Mei 2009 | |
| 09.15 – 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 | Memahami Regulasi tentang e-Procurement |
| 11.30 – 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 – 14.30 | Langkah-langkah membangun e-Procurement |
| 14.30 – 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 – 16.30 | Studi Kasus & Tantangan: Implementasi e-Procurement di Indonesia dan Dunia |
| Jum’at, 29 Mei 2009 | |
| 08.00 – 09.30 | Membangun Keamanan Sistem Informasi dan e-Procurement |
| 09.30 – 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 – 11.30 | Melakukan Audit dan Kaji Ulang Implementasi e-Procurement |
| 11.30 – 11.50 | Penutup |
| 11.50 – 14.00 | Prayer & Luncheon |
|
|
|
Download brosur untuk informasi lebih lengkap


Temanku
Belum menerima undangan yg berkaitan dgn Pemerintahan
kalo bs minta di fax an ybs
Andriansyah
Fax 0717-4255014
Dinas Komunikasi dan Informatika Prov. Kep. Bangka Belitung.
Gedung Serba Guna Jl. Pulau Bangka Komplek Perkantoran Pemprov Babel Kel. Air Itam Pangkalpinang
dear Sharing vision,
Saya sudah register melalui HRD kantor saya,
apakah nama sudah terdaftar sebagai peserta.
Nama: Yusup Wibisono
Instansi: PT. Indosat, Tbk
Pls confirm via email.