Bagimana menentukan suatu pekerjaan akan di-outsource atau insource? Pekerjaan apa saja yang akan membahayakan perusahaan jika dilakukan outsurce?
Apa yang dibahas tentang Outsourcing dalam PBI dan Best Practice Framework?
Pelaksanaan
Kamis-Jum’at, 27 – 28 Agustus 2009
Hotel Preanger Bandung
Jl. Asia Afrika 81, Bandung
Schedule
| Kamis, 27 Agustus 2009 |
| 09.15 – 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 |
Global Trend & State of The Art of IT Outsourcing in Indonesia |
| 11.30 – 13.00 |
Prayer & Luncheon |
| 13.00 – 14.30 |
Reviewing Outsourcing Framework based on Compliance & Best Practices (PBI, ITIL, CoBIT, etc) |
| 14.30 – 15.00 |
Afternoon Coffee Break |
| 15.00 – 16.30 |
How to Decide Outsourcing vs Insourcing and Pricing Calculation |
| |
|
| Jum’at, 28 Agustus 2009 |
| 08.00 – 09.30 |
Managing Vendor (1): Selecting Vendor and Developing Contract, Managing Vendor (2) : Handling Vendor in Implementation and Operation Stage |
| 09.30 – 10.00 |
Morning Coffee Break |
| 10.00 – 11.30 |
Case Study: DC/DRC Outsourcing |
| 11.30 – 11.50 |
Penutup |
| 11.50 – 14.00 |
Prayer & Luncheon |
Download Brosur untuk informasi lebih lengkap
Melalui sederetan event kali ini, Sharing Vision mengajak para praktisi TI di Indonesia untuk melakukan workshop secara reli sebanyak 5 kali untuk mengupas tuntas dan mendiskusikan 5 buku ITIL. Diharapkan melalui workshop ini, para peserta dapat memahami framework yang ditawarkan oleh ITIL secara keseluruhan dan menjadi breakthrough bagi rekan-rekan yang menginginkan mendapatkan sertifikasi.
Setiap buku akan dibahas dalam 2 hari Sharing Vision, jarak antar satu event dengan event berikutnya adalah 1 bulan. Bagi peserta yang mengikuti keseluruhan event ini, akan mendapatkan harga sangat spesial.
Semoga bisa bergabung, Welcome to Bandung, Welcome to Sharing Vision.
Pelaksanaan
Kamis-Jum’at, 20 – 21 Agustus 2009
Hotel Preanger Bandung
Jl. Asia Afrika 81, Bandung
Schedule
| Kamis, 20 Agustus 2009 |
| 09.15 – 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 |
Readiness Assessment & Service Management as a Practice and Design Principles |
| 11.30 – 13.00 |
Prayer & Luncheon |
| 13.00 – 14.30 |
Service Design Process |
| 14.30 – 15.00 |
Afternoon Coffee Break |
| 15.00 – 16.30 |
Service Design Technology Related Activities |
|
|
| Jum’at, 21 Agustus 2009 |
| 08.00 – 09.30 |
Organizing and Implementing Service Design |
| 09.30 – 10.00 |
Morning Coffee Break |
| 10.00 – 11.30 |
Technology Consideration, Challenges, Critical Succes Factors and Risks |
| 11.30 – 11.50 |
Penutup |
| 11.50 – 14.00 |
Prayer & Luncheon |
Download Brosur untuk informasi lebih lengkap
Dengan keluarnya PBI tentang e-Money (Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/12/PBI/2009 tanggal 13 April 2009) dan PBI tentang APMK, (Peraturan Bank Indonesia No.11/11/PBI/2009 Tanggal 13 April 2009) terdapat beberapa perubahan penting dalam pengaturan Industri e-Money dan APMK.
Sharing Vision kali ini mengajak para player industri untuk mendiskusikan isu-isu tersebut:
Bagaimana kondisi pasar lesscash society di Indonesia, khususnya pasar e-Money & Mobile remittance?
Bagaimana Businnes Model dan value chain industri e-Money & Mobile remittance?
Bagaimana state of the art of technology yang digunakan dalam industri e-Money & Mobile remittance ini?
Bagaimana resiko yang ada dibalik teknologi-teknologi ini (security issue) ?
Bagaimana update regulasi e-money dan APMK dan implikasinya terhadap industri?
Pelaksanaan
Kamis-Jum’at, 20 – 21 Agustus 2009
Hotel Preanger Bandung
Jl. Asia Afrika 81, Bandung
Schedule
| Kamis, 20 Agustus 2009 |
| 09.15 – 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 |
State of The Art of e-Money, APMK & Mobile Remittance Market 2009 |
| 11.30 – 13.00 |
Prayer & Luncheon |
| 13.00 – 14.30 |
Technology Considerations & Security Issues |
| 14.30 – 15.00 |
Afternoon Coffee Break |
| 15.00 – 16.30 |
Business Strategy & Business Model |
| |
|
| Jum’at, 21 Agustus 2009 |
| 08.00 – 09.30 |
Update Regulasi e-Money, APMK & Mobile Remittance |
| 09.30 – 10.00 |
Morning Coffee Break |
| 10.00 – 11.30 |
Workgroup Discussion: Key Success Factor of e-Money, APMK & Mobile Remittance in Indonesia |
| 11.30 – 11.50 |
Penutup |
| 11.50 – 14.00 |
Prayer & Luncheon |
Download Brosur untuk Informasi lebih lengkap
Membeli atau outsource merupakan pilihan utama dalam pengadaan software bagi perusahaan di Indonesia. Mayoritas perusahaan-perusahaan di Indonesia melakukan perhitungan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) dengan menggunakan metode perbandingan, benchmarking ke perusahaan yang mirip, dan dekomposisi pekerjaan. Masih sedikit perusahaan yang melakukan perhitungan HPS melalui metode empirik. Satuan Manday adalah satuan biaya yang paling banyak digunakan untuk menentukan HPS pengadaan software, walaupun belum ada standar baku mengaturnya. Dalam kaitannya dengan pembuatan estimasi biaya software ini, ditemukan permasalahan sebagai berikut:
84% responden menemukan penyimpangan antara estimasi biaya software dengan realisasinya.
Lebih dari 50% responden mengatakan berubahnya ruang lingkup saat pelaksanaan penyebab terjadinya penyimpangan.
Merumuskan requirement yang jelas menjadi kesulitan yang paling sering dihadapi responden dalam melakukan estimasi.
Pelaksanaan
Kamis-Jum’at, 13 – 14 Agustus 2009
Hotel Golden Flower Bandung
Jl. Asia Afrika 15-17, Bandung
Schedule
| Kamis, 13 Agustus 2009 |
| 09.15 – 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 |
Software Project Trend and Issue: Build or buy, Project Risk, and Challenges |
| 11.30 – 13.00 |
Prayer & Luncheon |
| 13.00 – 14.30 |
Work Breakdown Structure for Application Development Project |
| 14.30 – 15.00 |
Afternoon Coffee Break |
| 15.00 – 16.30 |
Human Resource Requirement for Application Development Project |
| |
|
| Jum’at, 14 Agustus 2009 |
| 08.00 – 09.30 |
Mandays dan Total Cost Estimation for Application Development Project |
| 09.30 – 10.00 |
Morning Coffee Break |
| 10.00 – 11.30 |
Workgroup Discussion |
| 11.30 – 11.50 |
Penutup |
| 11.50 – 14.00 |
Prayer & Luncheon |
Download brosur untuk informasi lebih lengkap
Mengapa tender WiMAX tidak berhasil di Hongkong dan Amerika ?
Apakah tender dan implementasi WiMAX di Indonesia akan berhasil ?
Bagaimana sudut pandang regulator terhadap hal ini?
Tender WiMAX dibayangi isu ketidakpastian vendor lokal dalam menyediakan peralatan yang handal! Padahal, pemerintah mengharuskan operator-operator yang menang menggunakan peralatan-peralatan hasil produksi vendor lokal.
Ujicoba teknis di lapangan menunjukkan jumlah concurence user yang bisa menggunakan layanan WiMAX karya vendor lokal hanya berkisar di angka 10 s/d 16, padahal seharusnya menurut WiMAX forum bisa mencapai 100. Dalam bizplan hal ini akan mengoreksi potensi revenue yang harus diperoleh menjadi 1/7 hingga 1/10 kali lipat ! Tentu hal ini akan mengurangi daya tarik dan potensi bisnis WiMAX di Indonesia secara radikal.
Pelaksanaan
Kamis, 15 Oktober 2009
Hotel Aston Tropicana Bandung
Jl. Cihampelas No. 125-129, Bandung
Schedule
| Kamis, 15 Oktober 2009 |
| 09.15 – 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 – 11.30 |
Domestic Industry Readiness |
| 11.30 – 13.00 |
Morning Coffee/Tea |
| 13.00 – 14.30 |
Regulasi WiMAX dan Broadband di Indonesia (BRTI) |
| 14.30 – 15.00 |
Prayer & Luncheon |
| 15.00 – 16.30 |
WiMAX Forecasting: Booming or Dying |
| 16.30 – 16.40 |
Penutup |
Download brosur untuk informasi lebih lengkap