Tarif Akses Internet Akan Diturunkan Lagi

1 Comment
Posted 22 Feb 2010 in Sharing Vision

Tarif internet akan kembali diturunkan setelah pemberlakuan layanan broadband wireless access (BWA) pita frekuensi 2,3 GHz. Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Gatot S. Dewa Broto menilai, tarif internet di Indonesia saat ini masih tinggi.

“Salah satu tujuan pemerintah menggunakan spektrum frekuensi BWA 2,3 GHz dan 3,3 GHz ini adalah mendorong ketersediaan tarif akses internet terjangkau murah di Indonesia,” kata Gatot di Jakarta, Minggu (21/2). Sayang, Gatot tidak menyebut kemungkinan persentase penurunan harga.

Sejauh ini, tingginya persaingan di dunia broadband dengan sejumlah produk substitusinya, baik wireline maupun wireless, belum mampu mendorong keterjangkauan tarif. Masalah tarif, menurut Gatot, sangat ditentukan tingkat keseriusan penyelenggara jaringan untuk menghadirkan internet terjangkau.

“Tingkat keseriusan ini di antaranya harus dibuktikan dengan komitmen pemenang seleksi tender BWA dalam memenuhi kewajiban finansial pembayaran up front fee dan BHP frekuensi radio. Sayang, sejauh ini belum semua penyelanggara memenuhi kewajibannya,” kata Gatot.

Sampai 19 Februari, Kementerian Komunikasi dan Informatika baru menerima pembayaran BHP frekuensi radio dari PT Telkom, PT Indosat Mega Media, PT First Media, PT Jasnita Telekomindo, dan PT Berca Hardayaperkasa. Sejauh ini, tinggal PT Internux yang belum memenuhi kewajibannya.

Selain tingkat persaingan, ungkap Gatot, harga juga sangat ditentukan komponen biaya penyelenggaraan, mulai dari bandwidth (PNBP, SDM, marketing) dan CAPEX (harga spektrum up front/annual dan investasi perangkat).

Sebelumnya, Chairman Lembaga Riset Telematika Sharing Vision Dimitri Mahayana mengatakan, tarif broadband di Indonesia tergolong mahal, apalagi jika dibandingkan dengan kecepatan aksesnya. (Pikiran Rakyat, 22 Februari 2010)


1 Comments

  1. Langkah yang patut kita acungi jempol, memang benar tarif broadband di Indonesia ini tidak sebanding dengan access speed nya, apalagi saat ini pertumbuhan mobile internet access sangat pesat, jika tidak di barengi dengan load dan access speed yang mumpuni, broadband di Indonesia terus merayap, bahkan tiarap…:) keep on moving!!



Add Your Comment