Sudah lazim, apabila bisnis yang berada di bagian depan, maka ’pemain’ yang merebutkannya relatif banyak dan besar. Kompetisi demikian ketat jadinya, meski potensinya pun amat-sangat besar.
Akan tetapi, sebenarnya tak kalah menggiurkan adalah bisnis di balik layar. Artinya, bisnis yang berada di tingkat hulu, awal dari sebuah proses, sebelum sampai ke tanggan pelanggan. Contohnya bahan kain untuk bisnis garmen.
Di sektor teknologi informasi, sebagaimana dilaporkan Semiconductor Industry Association awal Februari lalu, bisnis semikonduktor dunia sepanjang tahun lalu mencapai US$226,3 miliar (Rp2.122 triliun).
Dari angka itu, adopsi terbesar oleh perangkat ponsel dan komputer sebesar 60%. Betul bisnis perangkat end user komputer dan ponsel menggiurkan, tapi bisnis balik layarnya tak kalah besar untuk digarap. Sudahkah Anda melakukannya? (An intermezzo)

