BCP Update 2010: State of The Art & Best Practices

No Comments
Tags: ,
Posted 20 Jul 2010 in Sharing Vision

  • 162 bencana di tahun 2006, 456 bencana di tahun 2008, 204 bencana hingga Juni 2009. (Sumber: Data Pusat Penanggulangan Krisis, Depkes, 2009).
  • Dari 77% responden perusahaan yang sudah mempunyai BCP/DRP, 50% diantaranya belum memiliki BCP/DRP yang lengkap, 20% diantaranya belum diuji  dan 30% diantaranya belum diaudit.
    (Sumber: Sharing Vision, 2010)

Sharing Vision ini membahas aspek-aspek penting seperti :

  • Bagaimana peta bencana di Indonesia dan potensi bencana di Indonesia?
  • Bagaimana mitigasi potensi bencana tersebut?
  • Bagaimana state of the art Business Continuity dan Disaster Recovery Planning di Indonesia?
  • Bagaimana memahami risiko bencana ini bagi keberlangsungan perusahaan?
  • Bagaimana cara menguji, mengaudit, melatih, dan mengelola agar pembangunan Business Continuity dan Disaster Recovery Plan betul-betul akan dapat me-recover perusahaan ketika terjadi bencana?

Pelaksanaan

Kamis-Jumat, 30 September – 1 Oktober 2010,
Aston Tropicana Hotel,
Jl. Cihampelas 125-129, Bandung

Schedule:

Kamis, 30 September 2010
09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration
09.30 – 11.30 Review: Indonesia Sebagai Disaster Region & Jenis-Jenis Bencana
11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon
13.00 – 14.30 State of The Art Business Continuity and Disaster Recovery Planning in Indonesia 2010
14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break
15.00 – 16.30 Business Continuity and Disaster Recovery Framework
Jumat, 1 Oktober 2010
08.00 – 09.30 Testing, Auditing, Training ,and Maintaining Your Business Continuity Planning
09.30 – 10.00 Morning Coffee Break
10.00 – 11.30 Workgroup & Discussion: Pengujian dan Evaluasi BCP
(Speaker: Diah PBA. Lubis, CISM.CISA; Deputi Direktur TI, Bank Indonesia*)
11.30 – 11.40 Penutup
11.40 – 14.00 Prayer & Luncheon*

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :

Telepon : 022-7101403
Fax : 022-7271057

Email : sharing_vision@yahoo.com

HP: Intan (0815 6021 012), Bambang (0811 220 401)



Add Your Comment