
Banyak perusahaan di Indonesia belum memiliki metoda dan prosedur baku untuk perencanaan kapasitas teknologi informasi dalam rangka mendukung perkembangan bisnis perusahaan. Yang dimaksud dengan perkembangan bisnis adalah baik dari sisi perkembangan jumlah pelanggan, jumlah cabang, keberagaman delivery channel, keberagaman layanan maupun tuntutan service level. (Source: Dimitri Mahayana, 2010)
Mengapa Capacity Planning Penting Bagi Perusahaan?
1. Membangun Sistem Teknologi Informasi dengan performansi yang baik
- Respon waktu SMS minimal memenuhi Permenkominfo No 12/Per/M.KOMINFO/2008 yaitu tidak lebih dari 30 detik (sebanyak >95% dari total SMS yang terkirim melalui Operator pada periode tersebut) atau tidak lebih dari 60 detik (sebanyak minimal 5% total SMS yang berhasil diterima melalui Operator pada periode tersebut).
Source: http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/standardisasi/kepmen/qos%20jartapseluler%20110408.pdf; 2008 - Transaksi elektronis (ATM, e-Banking, dan SMS banking) sebuah bank mengalami offline selama beberapa waktu. Hal ini bisa merugikan pelanggan antara lain pelanggan yang menarik uang tunai melalui ATM akan memperoleh uang yang tidak sesuai dengan catatan debet yang ada di rekening.
Offline system dikarenakan gangguan itu terjadi akibat ketidaksesuaian transaksi pada akhir hari (end of the day).
Source: http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=VgZVA1RVV1oC;2006 - Beberapa nasabah dari beberapa bank di Indonesia mengeluhkan buruknya layanan SMS banking terkait respon layanan yang terlalu lama bahkan sama sekali tidak ada respon berhasilan/gagal hingga berhari-hari
Source: http://suarapembaca.co.cc/category/komplain; 2009; http://kupalima.wordpress.com/2008/09/05/sms-banking-bni-benar-benar-parah/;2008. - Sistem ERP SAP mempunyai rata-rata waktu respon 500 milidetik. Dan dianggap cukup memuaskan.
Source: http://www-01.ibm.com/software/success/cssdb.nsf/CS/STRD-84ZLKN?OpenDocument&Site=default&cty=en_us; 2010
2. Membantu Perencanaan dan Alokasi Resource
Contoh kasus: User mengeluhkan lambatnya respon aplikasi dan perusahaan terburu-buru menambahkan resource bandwidth atau kapasitas server yang cukup mahal. Pada kenyataannya dimungkinkan penanganan masalah tersebut hanya dengan optimalisasi di aplikasinya.
Source: Sharing VisionTM, 2010
3. Membantu Evaluasi dan Pemilihan Infrastruktur dan Aplikasi
Contoh kasus:
Sebuah aplikasi mampu menghasilkan waktu respon kurang dari setengah detik dengan kemampuan memproses transaksi hingga 1,8 juta per jam. Sedangkan aplikasi lain mampu memberikan waktu respon kurang dari satu detik pada saat menangani 180 juta transaksi saat peak day. Mana aplikasi yang sebenarnya dibutuhkan oleh perusahaan? Untuk setiap alternatif bagaimana infrastruktur yang dibutuhkannya? Baik dari sisi network, server, storage, maupun database?
Pelaksanaan
Kamis-Jumat, 26 – 27 Agustus 2010,
Grand Preanger Hotel,
Jl. Asia Afrika 81, BandungSchedule:
Kamis, 26 Agustus 2010 09.15 – 09.30 Morning Coffee/Tea & Registration 09.30 – 11.30 IT Performance by Design 11.30 – 13.00 Prayer & Luncheon 13.00 – 14.30 Case 1: Network Capacity Planning, Testing & Monitoring 14.30 – 15.00 Afternoon Coffee Break 15.00 – 16.30 Case 2: Server Capacity Planning, Testing & Monitoring Jumat, 27 Agustus 2010 08.00 – 09.30 Case 3: Database Capacity Planning, Testing & Monitoring 09.30 – 10.00 Morning Coffee Break 10.00 – 11.30 Workgroup and Discussion 11.30 – 11.40 Penutup 11.40 – 14.00 Prayer & Luncheon* * Bagi yang berpuasa mendapatkan layanan Sahur & Buka
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :
Telepon : 022-7101403
Fax : 022-7271057Email : sharing_vision@yahoo.com
HP: Intan (0815 6021 012), Bambang (0811 220 401)
· Respon waktu SMS minimal memenuhi Permenkominfo No 12/Per/M.KOMINFO/2008 yaitu tidak lebih dari 30 detik (sebanyak >95% dari total SMS yang terkirim melalui Operator pada periode tersebut) atau tidak lebih dari 60 detik (sebanyak minimal 5% total SMS yang berhasil diterima melalui Operator pada periode tersebut).
Source: http://www.postel.go.id/content/ID/regulasi/standardisasi/kepmen/qos%20jartapseluler%20110408.pdf; 2008
· Transaksi elektronis (ATM, e-Banking, dan SMS banking) sebuah bank mengalami offline selama beberapa waktu. Hal ini bisa merugikan pelanggan antara lain pelanggan yang menarik uang tunai melalui ATM akan memperoleh uang yang tidak sesuai dengan catatan debet yang ada di rekening.
Offline system dikarenakan gangguan itu terjadi akibat ketidaksesuaian transaksi pada akhir hari (end of the day).
Source: http://www.infoanda.com/linksfollow.php?lh=VgZVA1RVV1oC;2006
· Beberapa nasabah dari beberapa bank di Indonesia mengeluhkan buruknya layanan SMS banking terkait respon layanan yang terlalu lama bahkan sama sekali tidak ada respon berhasilan/gagal hingga berhari-hari
Source: http://suarapembaca.co.cc/category/komplain; 2009; http://kupalima.wordpress.com/2008/09/05/sms-banking-bni-benar-benar-parah/;2008.
· Sistem ERP SAP mempunyai rata-rata waktu respon 500 milidetik. Dan dianggap cukup memuaskan.
Source: http://www-01.ibm.com/software/success/cssdb.nsf/CS/STRD-84ZLKN?OpenDocument&Site=default&cty=en_us; 2010

