Archive for the 'SBSA' Category
CoBIT 4.1 Management Guideline
Friday, August 1st, 2008Pelaksanaan tanggal 18 - 19 September 2008 di Savoy Homann, Bandung
Di Indonesia, 50% perusahaan sudah menggunakan COBIT sebagai standar audit dalam melaksanakan IT Good Corporate Governance. (Sumber : SHARING VISION TM, Audit Survey, Maret 2007)
Awareness terhadap ISACA, ITGI, dan CoBIT, meningkat sejak 2003, Awareness terhadap CoBIT naik sebesar 50% dari 18% (2003) menjadi 27% (2006). Persentase populasi IT menggunakan satu atau lebih bagian dari CoBIT sebesar 10%. (IT Governance Survey, PricewaterhouweCoopers research, 2006)
Schedule
| Thursday, September 18, 2008 | ||
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration | |
| 09.30 - 11.30 | CoBIT 4.1 : Understanding CoBIT as Management Guideline | |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon | |
| 13.00 - 14.30 | Framework & Step By Step Approach of CoBIT Implementation | |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break | |
| 15.00 - 16.30 | Case 1 : Using CoBIT as Management Guideline of IT Management (1) | |
| Friday, September 19, 2008 | ||
| 08.00 - 09.30 | Case 2 : Using CoBIT as Management Guideline of IT Management (2) | |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break* | |
| 10.00 - 11.30 | Workgroup Discussion | |
| 11.30 - 11.50 | Penutup | |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon* | |
| * Bagi yang berpuasa disediakan Tajil, Makan Malam & Makan Sahur | ||
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 4 Comments »
ITIL (IT Infrastructure Library)
Monday, July 14th, 2008Pelaksanaan tanggal 28 - 29 Agustus 2008 di Hotel Savoy Homann, Bandung
Bagaimana cara memilih, membangun kontrak,
dan mengelola vendor?
Bagaimana mendefinisikan dan membangun SLA
menurut ITIL?
Bagaimana framework ITIL secara keseluruhan?
Dimanakan Posisi framework ITIL dibandingkan dengan
framework IT lainnya?
Bagaimana macam-macam struktur organisasi IT menurut ITIL?
Struktur yang manakah yang paling cocok untuk kondisi
perusahaan kita?
Bagaimana langkah-langkah untuk mentransisikan sebuah layanan IT
(release, service validation, UAT)?
Schedule
| Thursday, August 28, 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | IT Service Management Framework, ITIL Comparison with other Framework, and Developing IT Organization based on ITIL |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Managing Service Transition based on ITIL |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Managing Service Operation based on ITIL |
| Friday, August 29, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Managing Your Vendor / Service Provider based on ITIL |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Defining SLA based on ITIL |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 11 Comments »
Performance by Design: a Step by Step Approach with Case Study and Hands-on Practices
Tuesday, June 10th, 2008Pelaksanaan tanggal 10 - 11 Juli 2008 di Hotel Savoy Homann, Bandung
Mengapa performance by design begitu penting?
User experience
Menciptakan sistem dengan response time yang cepat, agar memenuhi tuntutan user.
Membantu mengalokasikan resource
Jika kita memahami batasan hardware yang dimiliki, maka kita dapat memperkirakan jumlah hardware tambahan yang diperlukan untuk mendukung meningkatnya permintaan kinerja.
Membantu menjawab pertanyaan: infrastruktur hardware dan software seperti apa yang diperlukan untuk mempermudah penyebaran sistem yang ada untuk mencapai tujuan kinerja tertentu. (Sumber: Dimitri Mahayana)
| Thursday, July 10, 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Keynote Speech : The Importance of Performance by Design in Achieving Information Technology Performance, Its Impact in Enterprise Business Performance, Framework, and Step By Step Approach to Deliver |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Case Study and Hands-on Practices (1): Network Planning |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Case Study and Hands-on Practices (2): Server Planning |
| Friday, July 11, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Case Study and Hands-on Practices (3): Storage and Database Planning |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Case Study and Hands-on Practices (4): Data Center Planning |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 6 Comments »
How to Calculate Owner Cost Estimation of Software Procurement Project
Tuesday, June 10th, 2008Pelaksanaan tanggal 17 - 18 Juli 2008 di Hotel Grand Preanger, Bandung
Mayoritas perusahaan- perusahaan di Indonesia melakukan perhitungan HPS (Harga Perkiraan Sendiri) dengan menggunakan metode perbandingan, benchmarking ke perusahaan yang mirip, dan dekomposisi pekerjaan. Masih sangat sedikit perusahaan yang melakukan perhitungan HPS melalui metode empirik.
Kemampuan yang matang dalam melakukan Owner Cost Estimation akan mereduksi risiko kegagalan proyek.
Semakin sering perusahaan melakukan perhitungan HPS dengan tehnik yang benar akan mampu meningkatkan keakuratan estimasi. (Sumber: Sharing Vision 2008)
| Thursday, July 17, 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Keynote Speech : Problems & Concept of Software Cost Estimation Framework and State of The Art in Indonesia (Based on Sharing Vision Survey 2007) |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Technique and Tools of Software Cost Estimation |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | The Challenges and Risk of Software Cost Estimation |
| Friday, July 18, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Legal Aspect, Procedure, and Contract of Software Procurement Project |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Software Owner Cost Estimation in Case Study and Hands-on Practices* |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
|
Materi studi kasus didiskusikan bersama melalui “mencoba langsung langkah perhitungan estimasi software menggunakan worksheet yang telah disediakan” |
|
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 4 Comments »
Geger WiMAX Nasional
Tuesday, June 10th, 2008Pelaksanaan tanggal 23 Juli 2008 di Hotel The Ritz-Carlton, Jakarta
Seberapa siap produk WiMAX nasional? Bagaimana ekspektasi operator-operator telekomunikasi terhadap WiMAX Nasional? Bagaimana pula isu local content?
Apakah chip WiMAX nasional sudah buatan Indonesia atau buatan mana? Bagaimana pula trend WiMAX dengan munculnya LTE yang nampaknya sengaja dibuat untuk menandingi WiMAX?.
| Wednesday, July 23, 2008 | |
| 09.00 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Analysis on Indonesia Broadband Market 2008 (Plus Market Survey 2008) |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Technology Assessment Wireless vs Wireline, 3,5G vs WiMAX vs LTE with special discussion about National WiMAX readiness |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Regulation Trend (Include WiMAX Tender Issue, etc) (Speaker: from BRTI)* |
| 16.30 - 16.45 | Penutup |
| * dalam konfirmasi | |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 6 Comments »
Business Continuity Management Based on BS 25999
Thursday, May 15th, 2008Pelaksanaan tanggal 5 - 6 Juni 2008 di Grand Preanger Bandung
Masalah pengadaan BCM menjadi masalah penting yang menjadi concern penting di Inggris karena:
77% dari para manajer perusahaan setuju bahwa BCM sangat penting bagi perusahaan
Namun hanya 49% perusahaan yang telah memiliki Business Continuity Plan di perusahaannya. Dan dari perusahaan yang telah memiliki BCP, 94%-nya menyetujui bahwa BCP dapat mereduksi risiko.
Namun begitu hanya 37% dari perusahaan-perusahaan tersebut yang mempunyai rencana untuk terus memelihara dan melatih tim-nya.
Sebagian besar perusahaan lebih dari 58%, masih sangat mengharapkan adanya guideline bagaimana membuat dan membangun Business Continuity Plan, sedangkan 42% menginginkan adanya contoh case study untuk memperjelas. (Chartered Management Institute, supported by Cabinet Office, 1150 respondents across all sectors from all sizes of organisation and from all areas of the UK, April 2007)
Bagaimana dengan di Indonesia?
90% dari para manajer perusahaan setuju bahwa BCM sangat penting bagi perusahaan
Sudah 66% perusahaan yang telah memiliki Business Continuity Plan di perusahaannya. Namun demikian, dari perusahaan yang telah memiliki BCP, 78%-nya merasa BCP-nya belum lengkap, dan 53% belum melakukan pengujian.
Namun begitu hanya 41% dari perusahaan-perusahaan tersebut yang mempunyai rencana untuk terus memelihara dan melatih tim-nya. (Sharing Vision Survey, Februari 2008)
| Thursday, June 05, 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Business Continuity Management (BCM) Framework and Its Global State of the Art |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 1: Code of Practice Establishing, Implementing, Operating, Monitoring Your Business Continuity Management System (BCMS)) |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 1: Code of Practice (Continue: Reviewing, Exercising, Maintaining and Improving Your Business Continuity Management System (BCMS)) |
| Friday, June 06, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Guideline to International BCM Standard: BS 25999 Part 2: The Specification |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Workgroup & Discussion: Workgroup & Discussion with Invited Speaker |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 8 Comments »
Build the Best Data Center Facility for Enterprise
Thursday, May 15th, 2008Pelaksanaan tanggal 19 - 20 Juni 2008 di Grand Preanger Bandung
Beberapa Permasalahan tentang Design Infrastruktur Data Center:
30%-60% tagihan biaya data center berasal dari sistem pendingin. Oleh karenanya sangat dibutuhkan manajemen cooling yang baik untuk meningkatkan cooling capabilities dan mereduksi biaya yang dikeluarkan.
Dari perhitungan statistik yang dilakukan oleh kelompok riset Tier1, kebutuhan data center mengalami kenaikan hingga 13%-14% setiap tahunnya sedangkan fasilitas yang tersedia hanya mengalami kenaikan sebesar 4% setiap tahunnya.
43% Data Center kehabisan tenaga listrik di setiap kondisi puncak (peak load), 90% responden mengatakan bahwa lebih dari ¾ ruangan Data Center sudah teralokasikan untuk peralatan IT, dan 43% responden menyatakan bahwa Data Center mereka sudah terpakai sebesar 90%.
Sumber: Aparture Research Institute, Responden: 100 Manajer Data Center dalam industri perbankan, asuransi, kesehatan, layanan data, retail, dan telekomunikasi , 2007
| Thursday, June 19, 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Approaching the Data Center Project and Choosing an Optimal Site |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Quantifying Data Center Space and Laying Out the Data Center |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Creating a Robust Electrical System and Cooling System |
| Friday, June 20, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Designing a Scalable Network Infrastructure |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Upgrading Your Data Center |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 11 Comments »
Mobile Traffic & Performance Management
Thursday, May 15th, 2008Pelaksanaan tanggal 5 - 6 Juni 2008 di Hotel Grand Preanger, Bandung
Voice of customer: “Perang harga telah membuah kualitas layanan telekomunikasi tidak terkendali dengan baik. Kami sering melakukan call gagal. Kami sering melakukan call tidak selesai dan terputus di jalan. Tidak ada gunanya harga layanan murah bila ternyata tidak bisa digunakan pada saat dibutuhkan.” (Sumber : SHARING VISION, dari beberapa pendapat langsung para pelanggan, 2008)
Kini pelanggan tidak hanya concern pada harga yang murah, namun juga keandalan dan kualitas layanan. Harga adalah terkait dengan value (nilai) tertentu. Pelanggan membutuhkan kualitas layanan yang di atas suatu standar tertentu. Harga layanan yang murah namun dengan GOS (Grade of Service) yang tidak memenuhi syarat akan berdampak kekecewaan pelanggan dan pada gilirannya mereka berpotensi churn. (Sumber : SHARING VISION, dari survey dan riset SHARING VISION, 2008)
Teletraffic engineering is a necessary field in telecommunications network planning to ensure that network costs are minimized without compromising the quality of service delivered to the user of the network. This field of engineering is based on probability theory and can be used to analyze mobile radio networks, as well as other telecommunications networks. At the time that the cells of a radio subsystem are designed, Quality of Service (QoS) targets are set, for: traffic congestion and blocking, dominant coverage area, C/I, dropped call rate, handover failure rate, overall call success rat. (sumber: http://www.answers.com/topic/cellular-traffic)
| Thursday, June 5, 2008 | |
| 11.45 - 12.00 | Registration |
| 12.00 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 15.00 | Basic Teletraffic Engineering |
| 15.00 - 15.15 | Afternoon Coffee Break |
| 15.15 - 16.45 | Mobile Teletraffic Engineering |
| Friday, June 6, 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Network Performance Analysis |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Teletraffic Monitoring & Forecasting |
| 11.30 - 13.30 | Prayer & Luncheon |
| 13.30 - 15.00 | Network Planning , Dimensioning & Routing |
| 15.00 - 15.15 | Penutup |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 14 Comments »
IT & Business Alignment: How to Align Your Business Strategy with IT?
Tuesday, April 15th, 2008Pelaksanaan tanggal 15 - 16 Mei 2008 di Hotel Grand Preanger, Bandung
Wal-Mart sukses memilih posisi IT sebagai follower. Mereka berusaha meningkatkan kecepatan, dengan sistem distribusi baru yang mengantarkan dengan kecepatan tinggi, perputaran barang yang tinggi, dan menggunakan label ber-frekuensi radio RFID, dinobatkan sebagai operasi logistik paling efisien di retail Amerika. Apple sukses dengan memilih posisi IT sebagai leader - iPod benar-benar telah merevolusi dunia! Setiap perusahaan harus memahami posisi IT yang paling tepat bagi dirinya sendiri, apakah sebagai follower, enabler ataupun leader!. (Sumber: Richard Wyatt - Haines, Align IT Business Impact Trough IT, 2007)
Tiga masalah utama dalam perencanaan strategis teknologi informasi : 1) Bagaimana meyakinkan bahwa teknologi informasi menciptakan keunggulan kompetitif (IT Master Plan is really about using effective & efficient IT in positioning yourself and differentiating yourself - what is going to make you different from or better than competitors)?, atau, 2) Bagaimana meyakinkan bahwa teknologi informasi mampu meningkatkan produktifitas perusahaan?, atau, 3) Bagaimana agar teknologi informasi mampu mentransformasi perusahaan? (Sumber : SHARING VISION, 2008, disadur dari berbagai sumber)
56% responden perusahaan di Indonesia mengatakan bahwa COBIT merupakan standard yang digunakan untuk melakukan audit IT Governance. (Sumber : Sharing Vision, Juni 2007)
| Kamis, 15 Mei 2008 | |
|
09.15 - 09.30 |
Morning Coffee/Tea & Registration |
|
09.30 - 11.30 |
Identifying Business & Its Strategy |
|
11.30 - 13.00 |
Prayer & Luncheon |
|
13.00 - 14.30 |
Aligning IT with The Strategy |
|
14.30 - 15.00 |
Afternoon Coffee Break |
|
15.00 - 16.30 |
Defining IT Context - Following, Enabling or Leading |
| Jumat, 16 Mei 2008 | |
|
08.00 - 09.30 |
Delivering IT and Its Impact |
|
09.30 - 10.00 |
Morning Coffee Break |
|
10.00 - 11.30 |
Workgroup & Discussion |
|
11.30 - 11.50 |
Penutup |
|
11.50 - 14.00 |
Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | No Comments »
IT Balanced Scorecard
Tuesday, April 15th, 2008Pelaksanaan tanggal 22 - 23 Mei 2008 di Hotel Savoy Homann, Bandung
Lima hal penting dalam pelaksanaan IT Balanced Scorecard (IT BSC): 1) Tujuan IT BSC bersifat sederhana dalam bidangnya tetapi kompleks dalam pelaksanaannya.2) IT BSC memerlukan langkah-langkah pengukuran yang jelas agar berhasil dilaksanakan. 3) IT BSC membutuhkan data-data benchmarking agar target yang dituju sesuai best practice yang ada. 4) IT-BSC sangat mudah dibuat, namun memberikan jawaban ‘how to execute‘ merupakan pekerjaan rumah yang tidak mudah diselesaikan. 5) IT BSC yang terlalu mendetil akan menjadi bumerang dalam pelaksanaannya.
(Sumber: SHARING VISION, 2008, dari beberapa sumber)
Companies frequently overemphasise the financial perspective of their business and technology, which can lead to an unbalanced scorecard. Thus, for example, a company may appear financially strong yet, faced by significant customer dissatisfaction, may also be looking at future decline in sales. (Sumber: disadur oleh SHARING VISION, 2008 dari Lipczynski, BUSINESS Little Book of Big Ideas, 2008)
Tujuh hal yang sering menimbulkan permasalahan dalam IT Scorecard : 1) Kurangnya definisi metric standard, 2) Terlalu bergantung pada tool, 3) Terlalu banyak metrik, 4). . . (Sumber: CIO working council, 2003)
| Kamis, 22 Mei 2008 | |
| 09.15 - 09.30 | Morning Coffee/Tea & Registration |
| 09.30 - 11.30 | Understanding IT Performance Management: IT Balanced Scorecard Framework |
| 11.30 - 13.00 | Prayer & Luncheon |
| 13.00 - 14.30 | Key Element of Implementing IT Balanced Scorecard Project |
| 14.30 - 15.00 | Afternoon Coffee Break |
| 15.00 - 16.30 | Developing IT Balanced Scorecard : Financial and Customer Perspective |
| Jumat, 23 Mei 2008 | |
| 08.00 - 09.30 | Developing IT Balanced Scorecard : Business Process Perspective and “Learning and Growth” Perspective |
| 09.30 - 10.00 | Morning Coffee Break |
| 10.00 - 11.30 | Workgroup and Discussion |
| 11.30 - 11.50 | Penutup |
| 11.50 - 14.00 | Prayer & Luncheon |
Posted in SBSA, Agenda (detail) | 1 Comment »
